Liburan Amerika (3)
Dari New York ke Chicago
Setelah 2 malam di New York, kami pindah menuju Chicago. Kami menginap di La Quinta Hotel yang terletak tidak jauh dari pusat kota Chicago. Kamarnya lumayan nyaman dan bersih. Di Chicago saya jalan-jalan sendiran kaya’orang hilang karena suami saya sedang training, so bisa pergi bareng dan berfoto kalau malam.
Beli Metro Pas
Selama saya di Chicago saya beli karu pass metro untuk 7 hari. Sehingga saya bebas naik bus atau kereta. Dengan membeli metro pass lebih murah daripada kita harus membayar setiap kali kita pergi.
Milineum Park
Millennium Park adalah tujuan wisata utama di sekitar Danau Michigan. Di tempat tersbut banyak orang duduk-duduk santai sambil menyaksikan pemutaran video yang pernah populer, seperti “Cloud Gate,” dan patung Anish Kapoor dalam “The Bean.”
Saya pun datang berkali-kali ke Milineum Park hanya untuk sekedar duduk-duduk mencari udara panas dan foto. Lokasi Milinium Park tidak jauh dari hotel saya, hanya sekali naik bus sudah sampai ke taman ini. Sayangnya di Chicago semua jalan satu arah, itulah yang kadang-kadang membuat saya bingung
Michigan Avenue
Michigan Avenue adalah jalan utama di Chicago dan juga dikenal sebagai Magnificant Mil untuk belanja unik dan indah bangunan. Di sepanjang Michigan Avenue ini terdapat Macy’s, Nordstrom, Neiman Marcus, dan masih banyak lagi. Pusatnya adalah sebuah tempat bernama Water Tower, sebuah gedung pompa air yang merupakan landmark Chicago. Gedung ini bentuknya seperti kastil tua, dan kalau malam hari sangat cantik dengan penerangan yang indah. Di depannya terletak sebuah taman kecil, yang penuh pengunjung. Di Water tower itu pula saya membeli parfum bermerk, yang harganya jauh lebih murah daripada di Jakarta, saya juga beli leggo mainan, Body Shop, dll. Penjual parfum sangat ramah, dia orang Pakistan ngajak ngobrol tentang Indonesia. Sedikit bangga, Indonesia terkenal juga yak
Navy Pier
Navy Pier merupakan kompleks taman bermain yang menggabungkan alam dan perkotaan. Dari Navy Pier ini, kita bisa naik kapal pesiar untuk mengarung Chicago River. Tapi saat crussing tidak dari sini, karena saya udah kemalaman untuk naik kapal pesiar. Saya di Navie Pier hanya melihat-lihat dan tidak lupa berfoto.Di sini kita juga bisa menikmati pemandangan kota Chicago dari atas Ferris Wheel.
Cruissing
Satu hari sebelum saya pulang, saya ikut cruissing naik kapal boat menyusuri sungai Chicago yang membelah kota Chicago di antara gedung-gedung yang menjulang tinggi. Saya naik boat dari Michigan Avenue Bridge, dengan membayar 15 USD. Saya duduk di atas deck dan kadang berdiri melihat pemandanagan sekitar. Sayangnya cuaca mendung dan sangat dingin (walaupun belum musim dingin), dan akhirnya saya pindah di bawah yang agak sedikit lebih hangat daripada di atas dengan udara terbuka. Selama kurang lebih 1,5 jam, seorang pemandu wisata menjelaskan tentang berbagai hal, mulai dari sejarah kota Chicago, bandit legendaris Al Capone dan nama-nama gedung di sepanjang sungai Chicago. Dia juga menjelaskan gedung-gedung yang termasuk katagori tertinggi di dunia, dia sebutkan: John Hancock Chicago (344 m), Sears Tower Chicago (422 m), Menara Petronas Kuala Lumpur (452 m), Shanghai World Trade Center (500 m) dan The Burj Dubai (800 m).
China Town
Di setiap negara pasti ada daerah yang namanya China Town. Di Chicago pun demikian. Di China Town banyak dijual souvenir dengan harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan toko-toko di pusat kota Chicago. Saya membeli tempelan kulkas, gantungan kunci dan souvenir-souvenir lain untuk oleh-oleh.
Buckingham Water Fountain
Air mancur ini mulai beroperasi setiap hari dari jam 08.00 pagi sampai jam 11 Malam dari pertengahan April sampai pertengahan Oktober. Beruntunglah saya, yang pergi k Chicago pada bulan September sehingga saya dapat menikmati keinddahan air mancur ini. Saya datang pada malam hari dan cuacanya benar-benar dingin, sampai tangan saya terasa membeku. Pertunjukan air mancur ini sangat indah, karena setelah senja menampilkan koreografer dengan lampu dan musik.
Selama kurang lebih 7 hari di Chicago saya sudah berkeling-keling sendiri dengan menggunakan Metro ke semua Landmark Chicago.
Chicago terkenal sebagai kota yang dijuluki “windy city”. Memang benar-benar windy city. Saya datang ke Chicago masih musim gugur (bulan September), tapi dinginya… benar-benar menusuk tulang. Kadang gerimis, sehingga menambah udara makin dingin. Saya pakai sweater rangkap 2 saja masih kedinginan
****
3 comments November 24, 2011
Liburan ke Amerika (2)
2 N in New York
Pemeriksaan di Airport
Begitu sampe airport dan saat kita keluar seperti biasa, kita harus berurusan dengan petugas imigrasi. Salah seorang bertugas membawa anjing pelacak berkeliling mendekati setiap orang yang ada di antrian imigrasi. Orang-orang yang dicurigai membawa barang-barang yang dilarang termasuk makanan pasti akan diciumi oleh anjing. Termasuk saya, yang pada waktu itu hanya membawa sebuah pisang di dalam tas. Pisang itupun dapat di pesawat. Alhasil tas saya diciumi anjing. Saya agak takut, akhirnya petugas tanya ke saya “ any food?” saya bilang yes, just banana.. hohoho alhasil sebuah pisang disita oleh petugas.
Di New York saya menginap di Hotel Air Way Inn yang tidak jauh dari Airport. Kebetulan ada shuttle menuju hotel. Setelah istirahat semalam, paginya saya dan suami akan jalan-jalan. Kami tidak tau cara naik bus karena belum beli Metro Pass, kami bertanya pada Ibu-ibu yang kebetulan sedang menunggu bus di halte. Kami bertanya dengan sopan, ongkosnya berapa naik bus, dijawab dengan singkat dan kami bertanya lagi, apakah punya uang receh, kalo ada mau nuker. Kali pikir si bule ini orang Asia tanya terus..dijawab dengan jutek tukar aja noh di toko sebrang. Kami masih berdiri bengong, dan si bule jutek bilang “ go’’go..” haduh’’ dikira gelandangan kalee ya saya :-(
2 Malam di New York lumayan menyenangkan. Saya ikutan Hop on – Hop off. Tiket Ho-Ho berlaku sampe 3 hari. Bayar 54 USD. Tiket termasuk untuk cruising dan night sight seeing.
Liberty Statue dan Ellis Island
Patung Liberty terletak disebuah pulau. Untuk menuju tempat Patung Liberty berada, kita harus naik fery menyebrangi sungai Hudson. Kita dapat lewat Battery Park di Lower Manhattan atau juga dapat dicapai dari Liberty State Park di Jersey City. Seperti biasa di daerah objek wisata, banyak di jual souvenir dengan harga yang relatif mahal (jika di kurs dengan rupiah hehe). Di sini saya hanya membeli magnet patung liberty kecil dengan harga 4 USD. Karena mahal saya hanya membeli 1.
Setelah melihat Patung Liberty, saya beserta rombongan menuju Pulau Ellis. Pulau ini pernah menjadi pelabuhan pendaratan dari kaum immigran pada tahun 1892 – 1954.
Time Square
Times Square adalah persimpangan utama di Manhattan, New York City. Pada persimpangan Broadway dan Seventh Evenue membentang dari West 42nd sampai West 47th Streets. Areal Times Square ini meliputi blok antara Sixth dan Eighth Avenues dari Timur ke barat dan West 40th sampai West 53rd Streets dari selatan ke utara yang merupakan bagian komersial dari Midtown Manhattan. Untuk mencapai Times Square sangatlah mudah. Hanya berjalan lurus sampai bertemu seventh Evenue dan berbelok kekanan beberapa ratus meter kita akan menemukan tempat ini.
Di Times Square saya mencari oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman. Di sepanjang jalan banyak toko-toko yang menjual parfum, tas, sepatu dan souvenir.Bahkan tas-tas bermerk (palsu) juga ada di sepanjang trotoar dengan harga 10 USD.
Add a comment November 20, 2011
Liburan ke Amerika (1)
Liburan ke Amerika? Wow keren.. I don’t imagine it. Sesuatu yang tak pernah terduga saya bisa jalan-jalan ke Amerika. Saya bersama suami pergi ke New York dan Chicago selama 7 hari. Kebetulan suami saya ada training di Chicago. Sebelum berangkat ke Amerika terlebih dahulu harus apply visa USA yang lumayan ribet.
Apply Visa Amerika
Visa USA dilakukan secara online dan kita harus mengisi form DS-156 (bisa di download di :
http://jakarta.usembassy.gov/bhs/konsuler/informasi_visa.html).
Ada 2 jenis Visa USA, yaitu untuk tujuan kunjungan singkat maupun bisnis (non Immigrant) dan ada juga Visa dengan tujuan bagi yang berminat imigrasi ke Amerika. Setelah registrasi secara online (alamat web site), harus bayar ke Bank Permata atau Stanchart sebesar kurang lebih Rp. 1,2 juta. Setelah bayar ke bank dapat bukti pembayaran dan nomer registrasi di masukan ke aplikasi secara online untk mendapat jadwal wawancara. (khusus untuk pasport biru/dinas tidak ada wawancara). Setelah mengisi form lengkap, kita bisa milih jadwal wawancara. Halaman konfirmasi dengan bar code harus di cetak dan dibawa pada waktu wawancara. Semua pemohon visa non-imigran (NIV) harus mengajukan jadwal wawancara secara online. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jenis-jenis visa non-imigran bisa dlihat di:
http://travel.state.gov/visa/temp/types/types_1286.html.
Wawancara dan sidik jari
Masuk ke Kedutaan Amerika sangat ketat dengan berbagai macam pemeriksaan. Setelah antri panjang dan dapat nomer dan menungu dipanggil untuk sidik jari dan wawancara. Panggilan sidik jari dan wawancara berdasarkan group. Wawacara hanya sekitar 3 menit, kita ditanya mengenai tujuan ke USA, pekerjaan, lama tinggal. Dokumen-dokumen pendukung seperti tiket pesawat, hotel, itinerary, kartu keluarga, dll tidak ditanyakan. Dokumen-dokumen pendukung tersebut bukan jaminan visa kita di acc, ada juga yang sudah membawa tiket pesawatpun ditolak. Karena saya seorang official (tapi saya menggunakan passport hijau) ditanya masalah pekerjaan. Saya ditanya mengenai HAM di Indonesia. Gubrak!!! Kaya’ mau ujian tesis aja ni. Dan saya sempat berfikir kaya’nya gak lolos dapat visa. Di Passport saya kebetulan sudah ada cap dari beberapa negara seperti Inggris, Singapore, LAO PDR, Thailand, Malaysia, Italy, Perancis dan India. Saya ditanya pernah ke India ngapain dan saya juga ditanya apakah pernah dapat undangan bisnis. Setelah wawancara, akirnya si bule kulit hitam bilang yes, you approved. Proses visa sekitar 2 hari setelah wawancara dan visa berlaku selama 5 tahun. Thanks God bisa melihat Amerika…
4 comments November 4, 2011
Sabaidee Luang Prabang
Tanggal 22-23 Februari 2011 saya mendapat undangan untuk mengikuti diskusi Human Rights di Luang Prabang, Laos. Saya sedikit bingung dan berpikir dimana Luang prabang itu? Mengapa panitia memilih tempat di Luang Prabang. Ada apa di Luang Prabang? Saya langsung browsing tentang Luang Prabang. Ternyata di Luang Prabang banyak peninggalan UNESCO, mungkin karena alasan itulah Panitia memilih tempat di Luang Prabang. Luang Prabang adalah sebuah kota yang terletak di aliran sungai Mekong di Laos.
Transit di Bangkok
Untuk menuju ke Luang Prabang dari Jakarta hanya ada dua pesawat yaitu Bangkok Airways dan Lao Airways. Dan harus transit di Bangkok.
Saya berangkat dari Jakarta hari Minggu tanggal 20 Februari dengan menggunakan maskapai Thai Airways. Perjalanan dari Jakart ke Bangkok kurang lebih 3, 5 jam. Tidak perbedaan waktu antara Bangkok dan Jakarta. Saya berangkat pukul 01.05 siang, sampai di Bangkok 16.35 sore. Di Bangkok saya menginap di Hotel Kriss Residence, lokasi tidak jauh dari Bandara, hanya sekitar 10 menit. Saya memilih Hotel Kriss Residence karena dekat dengan hotel dan ada fasilitas transfer 2 way ke airport. Tapi setelah saya sampai di airport, saya cari-cari tidak ada petugas dari Kriss Residence, saya mau telp tidak tau nomer telpnya karena pemesanan online lewat Agoda dan dipemesanan tidak dicantumkan nomer telp hotel, hanya alamat saja. Akhirnya saya naik taxi, Unfortunatelly sopir taxi tidak tau lokasi hotel. Setelah keluar dari pintu gerbang bandara di belok kiri karena itu sudah jalan Lad Prabang. Sopir taxi bingung dan nanya orang dipinggir jalan. Orang di jalan juga tidak tau alamat hotel itu. Kemudian sopir taxi menanyakan apakah saya tau no telp hotel dan punya telp untuk menelphone, karena saya tidak punya SIMCard Thailand saya bilang tidak ada, dan sopir taxi bilang ok, pake HP saya saja. (pikir saya, ini sopir taxi baik banget). Setelah dia telp, akhirnya dia menemukan lokasi hotel. Taxi puter balik dan ketemulah lokasi hotel. Taxi habis 143 THB, saya bayar 160THB dan saya minta kembalian, tenyata sopir taxi minta 300THB dengan alasan ongkos telp. Saya pikir itu permainan sopir taxi. Setelah saya check in saya marah dengan petugas hotel kenapa saya tidak dijemput, dan petugas hotel bilang sudah dijemput dan ditunggu di gate 4 tapi tidak bawa kertas yang bertuliskan nama saya atau nama hotel. Saya pikir ini juga alasana hotel. Siang harinya saya check out dan siap menuju Luang Prabang dengan menggunakan Bangkok Airways.
Luang Prabang
Perjalanan dari Bangkok menuju Luang Prabang sekitar 2 jam, dan tidak perbedaan waktu antara Bangkok dan Luang Prabang, dengan demikian juga tidak ada perbedaan waktu antara Indonesia dengan Luang Prabang.
Bandara di Luang Prabang sangat kecil . Setelah turun dari pesawat menuju tempat pemeriksaan Imigrasi. Ternyata dari Indonesia harus ada visa on arrival. (Kecuali diplomatic passport and Official passport). Biaya visa 30 USD. Dari Bandara saya dijemput mobil dari hotel Chantavanigh Resort and Spa. Ada dua hotel yang digunakan untuk acara dikusi HAM yaitu hotel Chantavanigh dan Vangsavath.
Setelah isitirahat sejenak di kamar, jam 6 PM kami bersiap makan malam di hotel Chantavanigh. Hotel Chantavanigh terletak disebrang sungai Mekong, untuk menuju kesana kami harus naik shuttle boat dan sebelumnya harus naik turun tangga. Benar-benar pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan.
Kota Luang Prabang sangat sepi, tapi banyak tourist dari mancanegara yang mengunjungi. Banyak sekali temple (pagoda).
Hotel Vangsavath
Saya menginap di Hotel Vangsavath. Hotelnya cukup bagus, dengan bangunan model arsitektur kuno. Hampir semua dindingnya terbuat dari kayu. Dan ternyata itu adalah model peninggalan UNESCO. Kamarnya cukup nyaman dengan AC, TV dan juga tersedia WIFI. Hotel sudah termasuk breakfast. Bagi yang beragma muslim harap hati-hati dalam memesan menu.
Tempat menarik di Luang Prabang :
Night Market
Untuk menuju night market bisa naik tuk-tuk (semacam bajaj). Tuk-tuk bisa dibayar dengan KIP ataupun THB. Naik tuk-tuk bayar 2000 KIP (20THB)
Di Night market, banyak jualan kaos, souvenir, gantungan kunci, dan makanan.harganya relative murah . Night Market tutup jam 9PM. Di Night Market kita boleh membayar dengan menggunakan Thai bath. Disana saya beli gantungan kunci, kaos, syal, magnet dan semuanya bisa ditawar. Sayangnya banyak orang Laos yang gak bisa bahasa Inggris, so kita harus menggunakan bahasa tarsan saat menawar barang
. Untuk makanan, banyak makanan tradisional seperti mi, ketan, nasi, lauk. Bagi yang beragama muslim harus hati-hati karena banyak makanan tidak halal.
Kuang Si Water Falls —
Terletak 29km dari Luang Prabang. Untuk menuju waterfall saya harus berjalan kaki dengan naik tangga. Di bawah waterfall dibolehkan untuk berenang dan bahkan melompat dari atas. Banyak kolam disana dengan ketinggian yang berbeda dan dibolehkan untuk berenang/mandi.
Pak Ou Caves
Temple Budha yang terkenal di sebelah utara Sungai Mekong dan bisa ditempuh melalui jalan darat sekitar 1 jam atau menggunakan boat sekitar 1,5 jam. Ada dua gua disini yaitu level bawah dan atas. Sangat gelap untuk menuju ke atas, sangat dianjurkan membawa senter, lilin, lampu dsbnya.
Phou Si
Sangat indah pemandangan dari suatu bukit untuk menikmati sunset dan sunrise. Tiket masuk 20.000 KIP.
Masih banyak tempat menarik di Luang Prabang dan sayangnya saya tidak sempat mengunjunginya, antara lain:
The Haw Kham Royal Palace Museum
Wat Xieng Thong temple
Alms ceremony
Haw Kham
Vat Xieng Toung
Transit di Bangkok (lagi..)
Hari Kamis 24 Februari saya harus kembali ke Jakarta dan transit di Bangkok. Setelah sampai di Suvarnabhumi, International Airport, saya mencari petugas dari Kriss Residece, tapi tidak ada, dan saya akhirnya telp (10THB). Saya harus marah lagi karena belum dijemput, dan setelah saya telp baru mobil datang. Benar-benar pelayanan kurang memuaskan. Padahal rabu malam saya kirim email utnuk memastikan pesawat saya. Sebenarnya hotel cukup bagus, apalagi hanya untuk sekedar transit seperti saya. Kamar cukup bersih dan pelayan yang ramah (walaupun sudah tua), sayangnya selalu alasan untuk masalah penjemputan.
Add a comment May 15, 2011
Menjelajahi Pulau Tidung
Tanggal 2-3 Oktober saya dan teman-teman kursus Bahasa Inggris di kantor mengadakan outing class program ke Pulau Tidung. Rombongan kami berjumlah 13 orang. Kami menggunakan jasa travel dengan membayar p.350rb/orang.
Hari Pertama
Kami ngumpul di Dermaga Muara Angke jam 06.00 pagi, dan jam 06.30 kapal diberangkatkan ke pulau tidung. Perjalanan kurang lebih menempuh waktu 2,5 jam. Sepanjang perjalanan kami dipuaskan oleh pemandangan laut yang menarik, seperti rombongan burung laut yang beterbangan, serangkaian pulau yang kita lewati, papasan kapal nelayan, dan juga pemandangan laut lepas yang menakjubkan.
Setelah sampai di Pulau tidung kami di jemput guide dari travel kami. Dari dermaga kami berjalan kaki menuju homestay. Setelah istirahat sejenak, saya dan teman-teman berkeliling dengan naik sepeda. Setelah makan siang dan minum es kelapa muda, kami naik kapal untuk menikmati keindahan alam dasar laut, kebetulan cuaca agak mendung sehingga tidak terlalu panas untuk snorkling. Wow!! Begitu indahnya dasar laut. Dengan snorkling kita dapat melihat ikan-ikan lucu diantara terumbu karang yang eksotis. Setelah selesai snorkling, kami dibawa menuju Pulau Payung untuk singgah sambil menikmati warung jajanan yang tersedia. Makanan yang paling banyak dijumpai di Pulau Tidung adalah indomi, otak-otak dan ikan kembung. Tidak ada wisata kuliner yang bisa di explore di pulau ini
Setelah selesai snorkling Jam 8 malam, kami BBQ di tepi pantai sambil menikmati suara gemuruh ombak yang nyaris tak terdengar. Ternyata BBQ versi orang Pulau Tidung adalah ikan kembung bakar. Alhasil perut jadi kembung karena dicekoki ikan kembung terus
Hari Kedua
Jembatan Cinta
Cuaca kurang bersahabat pada waktu kami ke Pulau Tidung. Pagi-pagi buta sudah diguyur hujan lebat disertai petir. Kami kehilangan moment untuk menikmati sunrise.
Jam 7 hujan sudah reda, saya dan teman-teman bersepeda menuju jembatan cinta. Jembatan cinta menghubungkan pulau tidung besar dan tidung kecil, yang konon kata nya kalau pacaran berpegangan tangan di jembatan ini, senantiasa cinta mereka akan abadi sampai pelaminan.
Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.
Kembali ke Jakarta
Jam 1PM kapal membawa saya beserta rombongan untuk kembali ke Jakarta. Lagi-lagi cuaca kurang bersahabat, hujan badai membuat kapal yang kami tumpangi terombang-ambing. Saya sangat panik ketika melihat beberapa orang dari rombongan lain menggunakan pelampung. Alhamdulillah bisa kembali ke Jakarta dengan selamat.
1 comment October 3, 2010
Bangkok, I am coming….
12 Januari 2010, saya dan suami berlibur ke Bangkok, Thailand. Kami berangkat naik AirAsia PK. 16.20 WIB. Kurang lebih perjalanan Jakarta – Bangkok 3, 5 jam. Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Bangkok.
Tiba di Bangkok International Airport (Suvarnabhumi), jam 20.40 waktu Bangkok. Kami menginap di Hotel Sawasdee Khaosan Road Inn (bintang dua). Hotel lumayan representative untuk back packer seperti kami. Hotel terletak di kawasan Khaosan Road, dengan harga yang cukup murah. Hotel lumayan bersih dan nyaman, tidak terlalu bising. Hanya saja, hotel ini tidak ada fasilitas lift, sehingga kami harus naik turun tangga setiap hari, dan membuat kaki cukup gempor. Kami tinggal di lantai 4.
Kesan pertama Bangkok tidak jauh berbeda dengan Jakarta, macet. Hanya saja untuk infrastruktur Bangkok lebih bagus dari Indonesia. Bangkok punya MRT (subway) dan BTS (monorail). Kapan ya Indonesia bisa punya monorail dan subway??? Adanya Cuma KRL doank hikssss…
Obyek wisata Bangkok:
Saya di Bangkok 3 hari, 2 malam. Dan ini merupakan kunjungan yang sangat singkat. Banyak obyek wisata di Bangkok yang tidak dapat saya kunjungi, tetapi paling tidak saya sudah mengunjungi 3 obyek wisata besar yang patut di kunjugi di Bangkok yaitu : Wat Arun, Wat Pho, dan Grand Palace. Ketiga obyek besar di Bangkok tersebut terletak berdekatan.
Wat Arun (temple of dawn)
Wat Arun (Temple of Dawn) adalah salah satu bangunan yang menjadi ciri khas kota Bangkok. Kuil ini terletak di tepi barat sungai Chao Phraya di Thon Buri. View terbaik untuk melihat kuil ini adalah dari seberang sungai, yaitu pada saat pagi hari saat kuil ini memancarkan kerlap-kerlip ribuan cermin kecil yang menempel di dindingnya, dan pada saat menjelang matahari terbenam untuk mendapatkan efek siluet kuil ini.
Saya pergi ke Wat Arun naik bus no. 82 (dari Khosan Road), tarif bus 7 Baht (sekitar Rp. 2ribu). Bus berhenti tepat di samping Grand Palace. Kemudian jalan sekitar 10m untuk menuju Wat Arun. Untuk menuju Wat Arun harus naik perahu (boat) dengan membayar 3 Baht/orang, karena kuil ini terletak di seberang sungai. Biaya tiket untuk masuk untuk naik ke Wat Arun 50 Baht/orang.
Hati-hati, disana ada tempat berfoto berupa papan lukisan orang berpakaian Tradisional lengkap yang bisa kita isi dengan wajah kita. Jika anda menggunakannya untuk berfoto, anda akan diminta bayar 40 Baht/orang. Selain itu ada juga yang menyediakan pakaian tradisional Thailand, jika kita ingin berfoto dengan pakaian tersebut, dapat menyewa dengan biaya 200 Baht/orang.
Wat Pho (Temple of reclining budha)
Wat Pho terkenal dengan Patung Budha Raksasa yang sedang berbaring dengan panjang 46 meter dan tinggi 15 meter. Patung budha yang berlapis emas ini menggambarkan keadaan saat Sang Buddha berlalu ke nirvana.
Untuk masuk ke Wat Pho kita harus bayar 50 baht/orang.
Grand Palace
Merupakan tempat bersejarah di Thailand. Dulu Istana ini digunakan sebagai pusat pemerintahan dan kediaman keluarga raja. Sekarang istana ini menjadi obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Untuk mengunjungi istana ini, pengunjung diharuskan memakai pakaian sopan, tidak boleh memakai celana pendek ataupun kaos tanpa lengan. Bagi wisatawan yang memakai pakain kurang rapi tapi tetap ingin masuk ke dalam istana, disediakan penyewaan. Harga tiket masuk 350 baht/orang.
Tempat Shopping
Ada beberapa tempat shopping di Bangkok yang patut dikunjungi, antara lain:
1. Maa Boon Kroong (MBK),
2. Siam Square,
3. Silom,
4. Central World,
5. Pratunam, Bayoke dan Indra Square,
6. Suan Lum Night Bazaar,
7. Chaktucak Weekend Market
Karena keterbatasan waktu, kami hanya dapat mengunjugi Pratunam market, dan MBK,
Pratunam Market
Saya mencari oleh-oleh di Pratuam market. Disana barang-barang yang ditawarkan relativ lebih murah daripada MBK mall. Di Pratunam banyak juga souvenir dengan harga yang relativ murah. Harga kaos kurang lebih 90 baht (tergantung size) lebih murah disbanding di mall yang harganya sekitar 100 Baht. Bahkan kalau beli minimal 3, dapat diskon 20 baht. Souvenir seperti dompet, tas, gantungan kunci, magnet, patung gajah juga tersedia di Pratunam market dengan harga pas.
MBK
Maa Boon Kroong (MBK) dan Siam Center, merupakan pusat belanja teramai di kawasan Bangkok. MBK dekat dengan Siam Square, cukup dengan naik BTS dari stasiun Asok menuju Siam dengan mengambil jalur BTS ke arah Mo Chit.
Barang-barang yang dijual tidak jauh berbeda dengan Mangga2, Jakarta. Harga relative murah. Kaos, baju, souvenir banyak terdapat di MBK denga harga relative murah dan terjangkau.
Halal Food
Bagi kaum muslim, agak sulit menemukan halal food. Kebanyakan resto pasti menjual makanan yang berbau babi. Semua pasti berbau babi, apalagi soup. Tidak ada tulisan pork soup tapi tulisannya chicken noodle soup atau seafood noodle soup. Isinya memang soup ayam dan soup seafood tapi ada daging babi di kuahnya. Makanya sebelum memesan pastikan kalau makanan yang Anda pesan tidak mengandung babi.
Tuk-tuk dan Penipu (scammer). Hati-hati!!
Di Bangkok, banyak orang yang keliatanya baik tapi sebenarnya adalah penipu (scammer). Begitu kita kelihatan kebingungan atau tersesat kita akan didekati orang yang memberitahu kita arah dan tempat wisata. Orang itu biasanya fasih bahasa inggris (kebanyakan orang Thai tidak bisa berbahasa Inggris). Dia akan memberi tahu kalau mau ke tempat obyek wisata yang kita tuju baru buka jam 13.00 ke atas (padahal kenyataannya dari pagi sudah buka) dan sebaiknya pagi ini Anda naik tuk-tuk (mirip bajaj) sekitar 40 Baht ke objek wisata lain dulu sekaligus mampir ke tempat penjulalan souvenir (biasanya perhiasan/ jewelry). Oleh sopir tuk-tuk yang sudah bekerjasama dengan penipu tadi kita akan di bawa ke tempat penjualan perhiasan yang harganya mahal dan kita tidak dapat mengelak untuk tidak membeli. Sopir tuk-tuk akan mendapat fee dari toko perhiasan tersebut jika bisa membawa tamu kesana. Maka berhati-hatilah dengan orang Thailand yang kelihatannya baik yang kita temui di jalan.
Transportasi di Bangkok
Untuk bepergian, bias menggunakan BTS (monorail), MRT (subway), taxi, bus, tuk-tuk (mirip bajaj). Kalo naik MRT biayanya tergantung jauh dekatnya. Kalau naik BTS, biayanya tergantung zone 1, 2, atau 3. Semakin jauh zone semakin mahal biayanya. Taxi tidak terlalu mahal, karena menggunakan argo. Kalo sopir taksi tidak mau pakai argo, keluar saja dan cari taksi yang lain. 1 dari 4 mobil di Bangok adalah taksi. Jadi jangan khawatir nggak dapat taksi.
4 comments January 17, 2010
My Birthday (Punked by my hubby)
Pagi-pagi hpku sudah penuh sms dari keluarga dan teman-teman mengucapkan selamat ulang tahun. Bahagia sekali rasanya, banyak orang yang perhatian dan penuh kasih sayang dari orang-orang terdekat dan sahabat-sahabat untuk menngucapkan Happy Birthday. Tapi kenapa justru orang yang paling dekat denganku, belahan jiwaku, yaitu suamiku justru cuek saja. Dia lupa kalo hari ini adalah hari Ulang tahunku. Boro-boro kado, ucapan selamat aja tidak ada. Rasanya mau menangis. Kenapa justru orang yang saya sayangi melupakan hari ulang tahunku. Kenapa harus di reminder di HP, bukannya harusnya dia selalu ingat kapan istrinya ultah? Aku udah berniatan mau ngambek seharian pokoknya deh. Dasar aku ini memang sedikit pendendam , dan aku pasti akan melakukan hal yang sama di saat dia Ultah.
Jam 09.00 aku nyampe kantor dan berusaha melupakan kekecewaanku, aku harap dengan kesibukanku hari ini, aku akan melupakan kekecewaanku. Kebetulan hari ini aku banyak kerjaan. Jam 10 rapat sampai jam 11.00, selesai rapat langsung kerja lagi, beberapa surat harus dikirim dan aku turun ke ruangan kepala untuk kirim fax. Tak di duga, beberapa teman (Nunu, edi dan arti) mengucapkan Happy Birthday. Surprised me, my hubby muncul dengan membawa Kue Tart bersama teman-teman menyanyikan Happy Birthday. Ternyata ini udah di scenario antara my hubby dengan Nunu. Thx ya Jeng Nunu, you are my best friend.
Thank’s my hubby, makasih surprisenya dan juga kadonya (laptop), You are so sweet.
Thank’s Nunu, Arti, Edi, Indri, Adha, Pak Iping dan Mb. Wilda.
Add a comment April 28, 2009
Esensi Hari Kartini
Saya masih ingat waktu SD, setiap tanggal 21 April selalu ada upacara memperingati hari kartini, dimana murid-murid SD yang perempuan harus mengikuti upacara dengan mengenakan pakaian adat. Hari Kartini yang dimaknai sebagai hari emansipasi wanita ini terkadang hanya dimaknai secara ceremonial belaka. Jika lihat dari anak SD hingga ibu-ibu yang berkumpul dalam suatu organisasi kewanitaan biasanya memperingati hari ini hanya dengan mengenakan pakaian kebaya sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan kartini, padahal jika ditelusuri lebih jauh merekapun terkadang tak mengerti makna apa yang terkandung dalam peringatan hari tersebut. Hari kartini yang selalu diperingati setiap tahunnya ini seharusnya dimaknai secara esensi. Esensinya adalah Semangat perjuangan Kartini dalam membebaskan kaum perempuan dari berbagai belenggu ketidakadilan dalam berbagai bidang kehidupan. Seperti diketahui, pada akhir abad ke 19 dan awal abad 20, kaum perempuan di ndonesia belum memperoleh hak-hak dasar insani berupa kebebasan.
Semboyan R.A Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”, menjadi begitu bergema bagi kalangan perempuan. Semboyan tersebut lahir sebagai wujud lahirnya sebuah gerakan pembebasan hak wanita dari “pengisolasian gender” dalam tataran tradisi dan budaya yang kelewat mensubordinasikan keberadaan mereka di tengah-tengah kehidupan sosial.
Perjuangan RA Kartini telah mampu mengantarkan bangsa Indonesia khususnya kaum perempuan menuju sebuah perubahan kearah kemajuan, sehingga kaum perempuan dapat berperan dalam pembangunan sumber daya manusia maupun aktivitas pembangunan lainnya. Namun demikian, perempuan tetap tidak boleh meninggalkan kodratnya sebagai perempuan. Perempuan harus mengerti peran dan tugasnya baik sebagai perempuan maupun sebagai istri. Kadang-kadang dengan emansipasi ini membuat perempuan lupa akan perannya karena kadang perempuan menganggap dirinya sudah mampu mandiri bahkan tidak jarang ia mengambil alih peran pria. Emansipasi bukan berarti membuat perempuan harus selalu mengambil setiap tugas dan peran laki-laki, tetapi bagaimana memberikan dukungan serta partisipasi yang nyata agar tugas laki-laki menjadi lebih mudah terselesaikan.
Dengan demikian apa yang telah diperjuangkan RA Kartini patut menjadi teladan bagi kita semua. Karena perjuangan mewujudkan kesetaraan gender merupakan tanggungjawab bersama.
2 comments April 20, 2009
Valentine’s day
Bulan Februari sering disebut sebagai hari Kasih sayang. Karena setiap tanggal 14 Februari selalu diperingati hari kasih sayang (Valentine’s day). Valentine’s day memang datang dari Barat, ini dirayakan sebagai perwujudan cinta kasih seseorang. Cinta kasih bukan hanya untuk sepasang muda-mudi yang sedang jatuh cinta, tapi Valentine’s day juga memiliki makna yang lebih luas. Diantaranya kasih antara sesama, pasangan suami-istri, orang tua-anak, kakak-adik, antar teman, dll. Biasanya Valentine’s day ini diarayakan dengan menukar kado, bisa berupa cokelat, bunga, makan bersama di tempat yang romantis, dll.
Saya merayakan Valentine’ day sejak SMP. Pada waktu itu satu kelas merayakan Valentine’ day di rumah salah seorang teman. Acaranya ngumpul-ngumpul teman sekelas, tukar kado, makan bareng, nyanyi dan dansa berpasang-pasangan. Demikian terus sampai dengan SMA, dst. Kebetulan SMA, saya sekolah di sekolah yang isi muridnya adalah cewek semua (Stece- Tar-q). so kalau ada perayaan Valentine harus koordinasi dengan sekolah yang isinya cowok semua. Apesnya karena belum tentu kenal, so kita sering takut dapat pasangan yang orangnya super jelek hehehe. Sampai sekarang saya masih merayakan Valentine bersama suami. Di hari Valentine saya dan suami saling tukar kado dan makan malam di tempat romantis. Bahkan dulu waktu masih pacaran, kami mengungkap perasaan pas hari valentine. Makna Valentine’s day sendiri saya kurang paham, tapi lebih cenderung mengikuti trend dan menjadikan sebagai budaya. Sekarang, saya sedang menantikan untuk mendapatkan kado dari suami tercinta dan sibuk mencari kado yang tepat buat suami. Bukan lagi sekedar coklat atau bunga seperti pada saat pacaran dulu, tapi lebih mencari kado yang sekiranya lebih bermanfaat.
Jadi apa sih sebenarnya makna valentine??? Jawabnya tergantung dari masing-masing orang…
2 comments February 10, 2009

Sepertinya, sekarang masyarakat di dunia sedang “demam” Facebook, tak terkecuali Indonesia. Hampir semua kalangan mempunyai acoount ke dalam facebook. Tua, muda, anak sekolah, mahasiswa, orang kantoran, Boss, pengusaha dll. Facebook juga digunakan sebagai alat politik, sebagai alat untuk menjaring pelanggan, bahkan ada juga yang menggunakan Facebook sebagai ajang mencari jodoh. Haree gineee gak punya facebook, apa kata dunia??? Termasuk saya sendiri juga sedang “kecanduan” dunia facebook. Apa sih sebenarnya facebook itu??
Sejarah facebook
Facebook diluncurkan pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg (23), seorang programer komputer yang handal sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard. Ia juga seorang mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah psikologi di Harvard.
Pada awalnya, “Facebook” bernama “The Facebook”, nama tersebut diambil dari nama lembaran dokumen yang dibagikan kepada setiap pelajar baru di harvard yang menampilkan profil murid dan karyawan. Dan dalam waktu 24 jam sejak peluncurannya, 1.200 pelajar Harvard langsung bergabung. Satu bulan kemudian, lebih dari separuh pelajar di sana sudah mendata profilenya.
Bulan berikutnya, jaringan tersebut kemudian dengan cepat meluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Standford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Dalam waktu kurun dari empat bulan, 30 kampus telah tergabung dalam jaringan tersebut.
Situs yang beralamat di thefacebook.com tersebut kemudian berubah nama menjadi facebook.com pada bulan Agustus 2005. Nama facebook.com tersebut dibeli dengan harga $200.000 ( Dua miliar rupiah, kalau dolar seharga Rp. 10.000,-) dari Aboutface Corporatio.
Pada September 2005, Facebook kemudian membuka jaringannya untuk para siswa SMU, jadi tidak hanya mahasiswa saja. Kemudian disusul untuk pekerja kantoran dan pada akhirnya bulan September 2006, Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat email.
Pada bulan Juni 2007, Facebook telah memiliki anggota yang terdaftar sebanyak 52 juta pengguna. Kemudian, jumlah pengguna Facebook kian melonjak dengan memiliki 132 juta pengguna, dengan pertumbuhan mencapai 153 persen.
Yang membuat facebook menarik adalah facebook dapat mencarikan teman yang mirip dengan profile kita. Kadang teman-teman lama bisa muncul dalam halaman facebook tanpa perlu kita cari. Kelebihan Facebook dibandingkan dengan situs pertemanan lainnya adalah “Tag Photo”. Dengan fitur ini, maka saat foto bersama, sesama pengguna facebook bisa “tagging” atau menandai orang lain yang ada dalam foto tersebut, dan akan terkirim ke facebook orang yang di tag.
Facebook juga bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain dalam mengembangkan dan memperbanyak fitur-fitur di facebook. Tentunya kerjasama ini saling menguntungkan, perusahan-perusahaan tersebut akan juga dapat penghasilan tambahan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mempromosikan iTunes. Jadi setiap minggu, iTunes akan mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.
Manfaat Facebook
Segi Positif
Kalau dilihat dari segi positifnya, Facebook dapat menemukan teman-teman kita, teman lama atau teman baru yang mempunyai profie hamper sama dengan kita, dapat menambah teman, sebagai alat untuk menjaring pelanggan, dan lain-lain. Tapi dibalik segi positif dari Facebook ada juga segi negatifnya.
Segi Negatif
Bisa saja Facebook digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk menjatuhkan orang lain. Beda FB dengan FS, kalo di FS sebelum kita invite teman kita bisa tau profilenya sedangkan di FB kita baru tahu profile seseorang setelah kita jadi temannya. Kadang banyak orang yang sama nama, sehingga kita bingung untuk mencari teman lama kita. Bisa jadi kita salah menambahkan teman. Kadang juga banyak orang tidak tau arti facebook, asal bikin facebook karena gak mau dianggap gaptek.
Nah sekarang apa sih manfaat mempunyai facebook?? Semua tergantung dari kita masing-masing….
1 comment February 8, 2009








































