Hola Mexico…. (Sharing pengalaman ke Mexico City)

 

Tanggal 15-16 Agustus 2013 saya mendapat tugas dari kantor untuk menghadiri sebuah Workshop di Mexico. Acara berlangsung 1 minggu setelah hari Raya Idul Fitri.

Surat undangan datang kurang lebih 3 minggu sebelum keberangkatan, dengan waktu yang sangat mepet karena terpotong libur lebaran saya harus mengurus surat-surat untuk ke LN. Karena saya seorang PNS, saya sebaiknya berangkat ke LN  dengan menggunakan passport dinas (passport biru). Saya telp ke Kedubes Mexico tentang syarat-syarat pengurusan visa dan dijawab oleh bagian konsuler untuk passport dinas tidak perlu visa. Bagian konsuler juga mengatakan jika punya visa USA bisa digunakan.

Untuk menggunakan passport dinas prosesnya cukup panjang karena selain surat dari kantor, juga harus melalui Setneg dan Kemlu baru turun Ijin ke luar Negeri, ribet banget L. Unfortunately, surat persetujuan dari kantor pusat sangat lamaaaa jadi saya susah meneruskan proses ke Setneg dan bagian konsuler Kemlu. Walaupun belum dapat ijin ke LN dengan menggunakan passport dinas, saya sempat ke Konsuler Kemlu minta Perjanjian antara Indonesia dan Mexico yang menyatakan bahwa Indonesia bebas visa jika menggunakan official passport (buat berjaga-jaga).

Karena surat ijin dari kantor pusat lama turun, atasan di kantor menyarankan untuk berangkat dengan menggunakan passport hijau saja, toh biaya perjalanan dinas bukan atas biaya kantor tapi biaya ditanggung oleh pihak penyelenggara, kebetulan saya juga punya visa USA yang masih berlaku.

Urus visa schengen

Perjalanan ke Mexico bisa transit via Jepang, USA, Hongkong ataupun Franfurt. Saya memilih transit di Franfurt karena ada adik yang tinggal di Karlsruhe, German (1 jam dari Frankfurt).

Lagi-lagi waktu mau apply visa schengen susaaah. Harus pakai appointment dan sudah full. Saya baru mendapatkan appointment di Kedubes Jerman tanggal 6 Agustus 2013 dan butuh proses sekitar 4 hari. Pada tanggal itu saya sudah pulang ke Yogyakarta tercinta untuk merayakan Lebaran bersama dengan keluarga besar. Alhasil impian untuk ke German kandas L L

Setelah cari-cari info melalui browsing dsbnya, akhirnya saya memutuskan apply visa schengen melalui Spanyol, karena untuk apply visa Spanyol bisa angsng bisa datang ke Kedubes Spanyol ataupun melalui VFS. Tanggal 4 Agustus Saya datang ke VFS dengan membawa persyaratan. Dengan berbagai persyaratan yang cukup ketat akhirnya saya bisa mendapatkan visa schengen, Alhamdulillah.

Oya ini alamat Kedubes Spanyol :

Jl. Haji Agus Salim No. 61, Menteng
10350 Jakarta Pusat
Phone:
+62-21-314-2355 Fax: +62-21-319-35134/+62-21-319-25996

Alamat VFS di Jakarta :
Plaza Asia d/h Plaza ABDA 22nd Floor
Jalan Jenderal Sudirman Kav.59
Jakarta 12190

Jadwal Aplikasi: 08.00 – 15.00 WIB
(Senin-Jumat) Kecuali Hari Raya/Libur

Jadwal Pengambilan Paspor: 08:00 – 16:00 WIB (Senin-Jumat) Kecuali Hari Raya/Libur

Informasi via Telepon :
62-21 29340100

 Proses Aplikasi Visa Schengen  (Spanyol)

Langkah 1 : Aplikasi untuk visa Short-stay Spanyol diterima oleh Pusat Aplikasi Visa.
Langkah 2 : Sebelum memasukkan aplikasi, harap dipastikan terlebih dahulu apa “tujuan kunjungan” ke Spanyol. Harap diketahui bahwa VFS bertugas untuk membantu para pemohon visa dalam proses aplikasi visa, akan tetapi VFS tidak diberikan kuasa untuk memberikan nasihat atau pun memandu dalam hal pemilihan kategori visa. Tugas VFS adalah membantu Kedutaan Besar Spanyol, Jakarta dalam hal administratif aplikasi sehingga pihak VFS tidak memiliki kewenangan apapun mengenai keputusan hasil visa maupun berapa lama waktu yang dibutuhkan Kedutaan Besar Spanyol, Jakarta dalam memproses suatu aplikasi. Hal-hal tersebut seutuhnya adalah hak prerogatif dari Kedutaan Besar Spanyol, Jakarta.
Langkah 3 : Silahkan kunjungi link “SEMUA TENTANG VISA” untuk mengetahui informasi mendetil tentang kategori visa.
Langkah 4 : Harap baca dengan seksama pemberitahuan tentang peraturan keamanan sebelum Anda mengunjungi Pusat Aplikasi Visa / Kedutaan Besar Spanyol, Jakarta.

Status Aplikasi Visa

Apabila telah memasukkan aplikasi visa di Pusat Aplikasi Visa, maka dapat menelusuri status aplikasi secara online melalui situs ini.

Kita dapat memeriksa status aplikasi dengan memasukkan Nomor Resi dan Tanggal Lahir. Silahkan klik disini

Jika ingin langsung menyerahkan aplikasi Visa langsung ke Kedutaan Spanyol harus membuat appointment.  Bisa di click di link Janji Temu

 

 Dokumen yang dubutuhkan:Harap dicatat, berikut ini hal penting yang harus dipenuhi oleh semua orang yang akan mengajukan aplikasi visa.Harus memiliki minimal EUR 1000 dan 6 bulan paspor yang masih berlaku dari tanggal mengajukan permohonan visa Spanyol. Harap dicatat bahwa Kedutaan Besar Spanyol tidak menerima halaman tambahan dimasukkan ke dalam paspor. Jika kita tidak memiliki halaman kosong untuk visa yang bisa ditempelkan, paspor baru harus diperoleh sebelum mengajukan aplikasi Anda.

Berdasarkan peraturan internal Kedutaan Spanyol mengumumkan bahwa tidak bisa memproses aplikasi Visa dengan informasi dibawah ini:

1. Aplikasi menggunakan paspor dengan data aplikan pada halaman 2 yang dirubah dalam halaman catatan pengesahan pada halaman 4 atau 5. Namun jika perubahan di halaman 4 atau 5 dibatalkan dengan disahkan oleh pihak imigrasi paspor tersebut bisa diterima.
2. Aplikasi menggunakan paspor dengan informasi yang salah tentang si aplikan (tanggal lahir, nama, dll).
ASURANSI PERJALANAN

Kedutaan Spanyol di Jakarta menginformasikan untuk semua pelamar Visa sesuai dengan Kode Komunitas Visa (Kode Visa) asuransi perjalanan harus berlaku untuk durasi selama tinggal di Negara Schengen ditambah 15 hari (waktu tenggang) termasuk pada data “ berlaku sampai…di” Visa stiker. Jadi asuransi kesehatan perjalanan harus berlaku untuk durasi tinggal + 15 hari tambahan. Dalam kasus beberapa entri visa, pemegang harus tahu bahwa dalam perjalanan berikutnya harus selalu memiliki asuransi kesehatan perjalanan yang berlaku untuk semua zona Schengen dan untuk semua tinggal di negara-negara Schengen, dan dengan cakupan minimal 30.000 Euro untuk semua konsep. “klik disin

(sumber http://www.vfsglobal.com)

Perjalanan Jakarta – Mexico.

Perjalanan Jakarta-Mexico cukup melelahkan kurnag lebih total perjalanan 41 jam  termasuk lama menunggu transit. Transit I di Singapore 8 jam, transit kedua di Frankfurt 8 jam.

Setelah menunggu 8 jam di Singapore, Lufthansa menerbangkan saya dari Singapore ke Frankurt selama 12 jam 35 menit. Sampai di Frankfurt pagi sekitar jam 5. 40 am dan badan terasa remuk redam. Belum hilang capenya perjalanan dari Yogya-Jakarta dengan menggunakan mobil pribadi 14 jam dan esok harinya harus menempuh perjalanan Jakarta – Frankfurt yang cukup lama L. Sambil menunggu waktu, saya sempatkan selonjoran kaki dan badan saya lumuri dengan fresh care dan counter pain. Dengan harapan sampai Mexico sudah fresh J

Frankfurt – Mexico

Ketika boarding, petugas mempermasalahkan visa Mexico. Saya menunjukkan visa USA dan dijawab oleh petugas harus ada visa Mexico.  Saya panik amat sangat dan saya bilang Indonesia bebas visa, petugas cek apakan Indonesia bebas visa, dan di jawab tidak, Indonesia tidak bebas visa. Saya masih ngeyel dan bilang bahwa Indonesia bebas visa, saya bawa Perjanjian Bilateral antara Indonesia dan Mexico (untung gw udh dapat perjanjian bilateralnya). Agak sedikit was-was karena bebas visa hanya berlaku untuk passport dinas sementara saya menggunakan passport hijau (tapi saya juga bawa 2 passport). Sambil saya mencari perjanjian tsb, petugas di meja sebelah menanyakan ada masalah dengan visa? Dia tanya anda punya visa USA ya, ya pemegang Visa USA bisa masuk ke Mexico. Alhamdulillah lega rasanya. Kemudian petugas I minta maaf karena tidak tau. Alhasil karena ketidaknyamanan tersebut saya dapat bonus duduk di kelas bisnis. Alhamdulillah, Thanks God.

Mexico, I am coming

11 jam  55 menit perjalanan dari Frankfurt ke Mexico cukup melelahkan, tapi untungnya (ditiap kesulitan pasti ada sisi untungnya J ) dapat kelas bisnis jadi tidak terlalu terasa cape.

Sampai Mexico beberapa Laisson Officer (LO) sudah menjemput. Proses Imigrasi juga LO yang ngurus.  Alhamdulillah semua lancar.

 

Dua hari mengikuti workshop sangat menyenangkan. Selain mendapat ilmu, saya mendapat banyak teman dari beberapa negara seperti Mexico, Peru, Cili, Vietnam, Thailand dan Malaysia. Sharing pengalaman dari masing-masing negara sangat menyenangkan dan berarti. Acara workshop ditutup dengan mengunjungi Museum National.

 

 

 

 

Image

Image

City sight seeing

1 hari setelah acara selesai saya bersama teman dari Thailand dan Malaysia ikut tour dari hotel menuju ke Pyramid Teotihuacan kebetulan pesawat saya menuju Franfkurt malam.

Pyramid Teotihuacan adalah sebuah Piramida tertinggi di Meksiko atau yang disebut Teotihuacan yang artinya tempat kelahiran dewa. Pada tahun 1987 UNESCO menobatkan Teotihuacan sebagai Warisan Budaya Kemanusiaan.  Ada dua piramida besar disana yaitu piramida matahari dan piramida bulan. Saya naik sampai atas, meskipun exhausted to climb the pyramid, I was so happy.

Image

 Makanan Mexico

Setelah mengunjungi Pyramid Teotihuacan, rombongan mencari makan khas Mexico. Makanan khas Mexico yang terkenal adalah Nachos dan Tachos. Tacos adalah makanan khas Meksiko yang terdiri atas gulungan atau lipatan tortila yang diisi dengan berbagai macam masakan di dalamnya. Tacos ini terdiri dari telur dadar dan kombinasi kentang, sosis atau daging babi asap (bacon). Sedangkan Nachos terdiri dari keripik tortilla yang disiram dengan keju cair atau saus guascamole. Keripik tortilla sebagai bahan dasarnya tetapi topping sayur, buah atau saus. Lezat sekali bagi yang suka, sayangnya lidah saya lebih menyukai makan di warteg J

Pengalaman 2 hari di Mexico, negara yang bernuansa latin, sangat menyenangkan. Banyak keindahan yang wajib di eksplor disana. Tak pernah terbayangkan bisa ke Mexico dan tak pernah terbayangkan pula kapan bisa kesana lagi. Thanks God for giving me an opportunity to see Mexico city.

Image

Image

Image

Singgah di Karlsruhe, German

Saya singgah di Karlsruhe  sebuah kota  di Jerman selatan yang berbatasan dengan Swiss dan Perancis.  Kota Karlsruhe ini dikenal sebagai kota hukum di Jerman

Kotanya cukup rapi dan menyenangkan. Dengan di guide my twin sis n her family saya mengelilingi kota Karlsruhe. Banyak taman-taman untuk sekedar duduk-duduk dan ngopi-ngopi. Jika dibandingkan dengan Jakarta yang semrawut sungguh berbeda. Karlsruhe sangat sepi dan bebas macet.

 

Image

Kembali ke Jakarta

Tanggal 20 Agustus 2013 Pesawat Lufthansa (LH 0778) kembali  membawa saya ke  Singapore selama kurang lebih 12 jam 20 menit. Transit kurang lebih 3 jam kemudian di lanjutkan dengan  GA 0835 saya mendarat di Soetta Bandara Internasional tanggal 21 Agustus dengan selamat. Thanks God for everything.

***

3 thoughts on “Hola Mexico…. (Sharing pengalaman ke Mexico City)

  1. Wah, menyenangkan sekali pengalaman mbak.. Pingin rasanya ke Mexico.. Semoga saya juga bisa merasakan pergi kesana juga.. Aamiin..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s